Penguatan Literasi Kebencanaan Melalui Media Edukasi Berbasis Mini Booth pada Mahasiswa Pendidikan Geografi, Universitas Halu Oleo
Kata Kunci:
Literasi Kebencanaan, media edukasi, Mini Booth, Pendidikan Geografi.Abstrak
Tingginya tingkat risiko bencana di Indonesia menuntut adanya inovasi dalam proses pembelajaran yang tidak hanya meningkatkan aspek kognitif, tetapi juga mengembangkan pemahaman aplikatif dan keterampilan komunikasi dalam konteks kebencanaan. Berdasarkan hal tersebut, kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan tujuan menguatkan literasi kebencanaan melalui media edukasi berbasis mini booth pada mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi, Universitas Halu Oleo. Kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatif dengan desain intervensi edukatif yang melibatkan 92 mahasiswa sebagai subjek kegiatan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pada tahap persiapan, mahasiswa mampu mengembangkan berbagai media edukasi kebencanaan secara kreatif sesuai tema yang ditetapkan. Pada tahap pelaksanaan, seluruh kelompok berhasil menyajikan materi kebencanaan secara sistematis melalui mini booth interaktif yang disertai diskusi, simulasi, dan permainan edukatif, sehingga meningkatkan keterlibatan peserta. Sementara itu, hasil evaluasi menunjukkan respon positif dari peserta, dengan 67,39% menilai media pembelajaran menarik dan sangat menarik. Stasiun letusan gunung api menjadi booth paling informatif dan kreatif berdasarkan hasil polling. Selain itu, refleksi peserta menunjukkan bahwa kegiatan ini terutama meningkatkan pemahaman kebencanaan, menambah wawasan baru, serta membuat pembelajaran lebih interaktif dan mendorong kerja sama serta komunikasi. Ke depan, kegiatan ini dapat dikembangkan melalui perluasan tema, penguatan instrumen evaluasi, serta integrasi media mini booth dalam mata kuliah kebencanaan di Program Studi Pendidikan Geografi. Hal ini diharapkan memperkuat keterampilan mahasiswa sebagai calon guru dalam mengembangkan pembelajaran kebencanaan yang kreatif, interaktif, dan kontekstual.
Referensi
Aksa, F. I., Utaya, S., Bachri, S., & Handoyo, B. (2020). Investigating the role of geography education in enhancing earthquake preparedness: Evidence from Aceh, Indonesia. Geomate Journal, 19(76), 9–16.
Amri, A., Bird, D. K., Ronan, K., Haynes, K., & Towers, B. (2017). Disaster risk reduction education in Indonesia: Challenges and recommendations for scaling up. Natural Hazards and Earth System Sciences, 17(4), 595–612.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2025). Buku data bencana Indonesia tahun 2024. Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB.
Fuedsi, F. W. F., Rachmadani, A., Rahmajati, J. P., Husna, V. N., Pramudita, C., & Pinastika, N. I. C. (2026). Pengembangan media peta interaktif berbasis augmented reality dengan pendekatan spiritual-moral value untuk edukasi mitigasi bencana banjir di sekolah dasar. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, Ilmu-Ilmu Sosial, dan Hukum (SENPISHUM), 1(1).
Hadi, H. (2024). Pembelajaran berbasis riset sebagai upaya meningkatkan pengalaman belajar dan keterampilan meneliti bagi mahasiswa pada mata kuliah geografi kebencanaan. Jurnal Pendidikan & Pengajaran (JUPE2), 2(2), 404–420.
Helmi, D., Hallatu, Y. A., & Asep, A. (2025). Integrasi mitigasi bencana dalam pembelajaran geografi SMA melalui pendekatan kontekstual Kurikulum Merdeka. Soko Guru: Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(1), 129–139.
Kurniawati, D., & Suwito, S. (2017). Pengaruh pengetahuan kebencanaan terhadap sikap kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana pada mahasiswa program studi pendidikan geografi Universitas Kanjuruhan Malang. JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi), 2(2).
Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Prentice-Hall.
Labudasari, E., & Rochmah, E. (2020). Literasi bencana di sekolah: Sebagai edukasi untuk meningkatkan pemahaman kebencanaan. Metodik Didaktik, 16(1).
Novian, R. N. R., & Mustaqim, K. M. K. (2024). Perancangan booth pameran batik Galeri Griya Peni dengan media maket. Jurnal Nawala Visual, 6(2), 162–171.
Pratama, M. I. L. (2022). Pengembangan media pembelajaran interaktif sebagai sarana edukasi kesiapsiagaan bencana tsunami pada anak. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 7(3b), 1600–1609.
Pratama, M. I. L., Maryati, S., Yusuf, D., Kobi, W., Melo, R. H., & Pambudi, M. R. (2025). Edukasi kesiapsiagaan bencana bagi mahasiswa pendidikan geografi Universitas Negeri Gorontalo. Mepokondau: Jurnal Pengabdian Masyarakat Terpadu, 30–35.
Saryono, S., Nurkamto, J., Hidayatullah, M. F., & Komarudin, K. (2026). Teaching for preparedness: Indonesian physical education teachers’ roles in disaster education. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 45(1).
Seyihoglu, A., & Kartal, A. (2026). Educating for resilience: A mixed methods study on interdisciplinary disaster education in teacher training. International Journal of Mass Emergencies & Disasters, 02807270261442540.
Tusam, M., Somantri, L., & Setiawan, I. (2025). Disaster geography learning media Indonesian secondary schools: Identification, challenges, and innovations. Indonesian Journal of Educational Research and Review, 8(1), 235–243.
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Hak Cipta (c) 2026 Andi Sulia Sudirman, Amniar Ati, Nur Hasanah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



