Persepsi Masyarakat Terhadap Dampak Alih Fungsi Lahan Pertanian Menjadi Nonpertanian di Desa Bocek Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang


crossmark

Authors

  • M. Rijalul Muttaqin Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang
  • Nila Restu Wardani Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang
  • Achmad Maulana Malik Jamil Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

DOI:

https://doi.org/10.69606/geography.v3i1.127

Keywords:

community perception, agriculture, non-agriculture, land convertion

Abstract

The increasing need for space for urban activities has caused growth in urban areas to begin to move away from the city center and spread to outlying areas, one of which is the Bocek Village area, Karangploso District. The aim of this research is to determine the impact of land conversion from agricultural to non-agricultural. This study uses a qualitative descriptive research type. Data collection techniques in this study used interviews and documentation. The results of the study showed that the positive impacts of land conversion in Bocek Village include increasing economic growth, providing alternative sources of income, opening job vacancies, and becoming village tax revenue. The negative impacts include the creation of social gaps in terms of communication and socialization, decreased land fertility and agricultural harvest production, ecosystem damage and decreased soil quality.

References

Arza, I. K., Zalmita, N., Terhadap, L., Mata, P., Petani, P., Bayu, D., & Darul, K. (2024). Dampak Alih Fungsi Lahan Terhadap Perubahan Mata Pencaharian Petani di Desa Bayu Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Pendidikan Geosfer, 9(1), 306-318. https://doi.org/10.24815/jpg.v

Badan Pusat Statistik (BPS). (2022). Kecamatan Karangploso dalam Angka 2022. Kabupaten Malang. BPS Kabupaten Malang.

Baskoro, M. A. (2021). Analisis Kepadatan Penduduk Terhadap Alih Fungsi Lahan di Kecamtan Jebres Kota Surakarta Tahun 2010 dan Tahun 2018 (Skripsi, [Surakarta]: Universitas Muhammadiyah Surakarta).

DesaBocek. (2015). Profil Desa Bocek. Diakses dari https://desabocek.wordpress.com /2015/05/31/profil-desa-bocek/

DesaBocek. (2020). Profil Desa Bocek. Diakses dari https://desabocek.wordpress.com/20 15/05/31/profil-desa-bocek/

Ikhwanto, A. (2019). Alih Fungsi Lahan Pertanian Menjadi Lahan Non Pertanian. Jurnal Hukum dan Kenotariatan, 3(1), 60-73. https://doi.org/10.33474/hukeno.v3i1.1919

Iskandar, E., & Haryadi, R. (2021). Persepsi Petani Desa Sukarahayu Kabupaten Bekasi Tentang Alih Fungsi Lahan Pertanian Menjadi Kawasan Permukiman. Neo Politea, 2(2), 32–49. https://doi.org/10.53675/neopolitea.v2i2.453

Karangploso, K. (2020). Profil Kecamatan Karangploso. Diakses dari https://karangploso.malangkab.go.id/pd/slug?title=karangploso-opd-tentang-kami

Katuuk, L. C. V., Moniaga, V. R. B., & Mandei, J. R. (2018). Persepsi Masyarakat Terhadap Penggunaan Lahan Sawah Di Desa Tounelet Satu Kecamatan Sonder. Agri-Sosioekonomi, 14(1), 157–168. https://doi.org/10.35791/agrsosek.14.1.2018.19192

KKN UM Bocek Malang. (2021). Potensi Desa Bocek. Diakses dari https://kumparan.com/kkn-desa-bocek-um/mengenal-potensi-desa-bocek-kec-karangploso-kab-malang-bersama-tim-um-2021-1x4pZ3b7JTf

Kurniadi, B. (2020). Persepsi Masyarakat Mengenai Alih Fungsi Lahan Kawasan Caringin Tilu Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung. Sosiohumanitas, 21(2), 79–85. https://doi.org/10.36555/sosiohumanitas.v21i2.1241

Huberman, M., & Miles, M. B. (2002). The Qualitative Researcher's Companion. London: Sage.

Noviyanti, E. C., & Sutrisno, I. (2021). Analisis Dampak Alih Fungsi Lahan Pertanian Terhadap Pendapatan Petani di Kabupaten Mimika. Jurnal Kritis (Kebijakan, Riset, dan Inovasi), 5(1), 1–14. http://ejournal.stiejb.ac.id/index.php/jurnal-kritis/article/view/150

Puspitasari, A. I., Novita, E., Pradana, H. A., Purnomo, B. H., & Rini, T. S. (2021). Identifikasi Perilaku dan Persepsi Masyarakat Terhadap Pencemaran Air Sungai Bedadung di Jember, Jawa Timur. Jurnal Penelitian Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (Journal of Watershed Management Research), 5(1), 89-104. https://doi.org/10.20886/jppdas.2021.5.1.89-104

Samsi, N., Wiryani, F., & Anggraeny, I. (2022). Pengawasan Terhadap Alih Fungsi Lahan Pertanian Menjadi Kafe. Indonesia Law Reform Journal, 2(1), 18–31. https://doi.org/10.22219/ilrej.v2i1.20392

Sari, R. W. S., & Yuliani, E. (2022). Identifikasi Dampak Alih Fungsi Lahan Pertanian Ke Non Pertanian untuk Perumahan. Jurnal Kajian Ruang, 1(2), 255. https://doi.org/10.30659/jkr.v1i2.20032

Subagiyo, A., Prayitno, G., & Kusriyanto, R. L. (2020). Alih Fungsi Lahan Pertanian Ke Non Pertanian di Kota Batu Indonesia. Jurnal Geography Kajian, Peneliian dan Pengembangan Pendidikan, 8(2), 135–150.

Wahida, I. F., Yushardi, Y., Nurdin, E. A., Astutik, S., & Mujib, M. A. (2022). Analisis Peningkatan Jumlah Penduduk Terhadap Perubahan Penggunaan Lahan Tahun 2016-2020 Berbasis Citra Landsat 8-OLI di Kecamatan Sumbersari dan Patrang. Majalah Pembelajaran Geografi, 5(2), 55-68. https://doi.org/10.19184/ pgeo.v5i2.32948

Yudhistira, M. D. (2013). Analisis Dampak Alih Fungsi Lahan Pertanian Terhadap Ketahanan Pangan di Kabupaten Bekasi Jawa Barat (Studi Kasus Desa Sriamur Kecamatan Tambun Utara) (Skripsi, [Bogor]: Departemen Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor). https://repository.ipb.ac. id/handle/123456789/67106

Published

2025-03-03

How to Cite

Muttaqin, M. R., Wardani, N. R., & Jamil, A. M. M. (2025). Persepsi Masyarakat Terhadap Dampak Alih Fungsi Lahan Pertanian Menjadi Nonpertanian di Desa Bocek Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang. Journal of Geographical Sciences and Education, 3(1), 1–7. https://doi.org/10.69606/geography.v3i1.127