Analisis Perubahan Penggunaan Lahan Pertanian Tanaman Mendong di Desa Blayu, Kecamatan Wajak


crossmark

Authors

  • Nur Ramadhani Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang
  • Roni Alim Ba'diya Kusufa Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang
  • Dwi Fauzia Putra Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

DOI:

https://doi.org/10.69606/geography.v2i3.125

Keywords:

mendong crop land change factors, mendong crop farming, land use change

Abstract

The mendong plant is one of the plants that is widely cultivated by people in Blayu Village, Wajak District. However, the number of farmers cultivating mendong plants is decreasing, so the agricultural land for mendong plants is starting to decrease. This research aims to: 1) analyze changes in land use for mendong crop farming in Blayu Village; and 2) know the factors that cause changes in agricultural land use for mendong crops. This research uses a descriptive survey method by collecting several samples in the form of people through questions. Google Earth was used to analyze changes in the use of agricultural land for mendong crops in Blayu Village from 2010 to 2024. Based on the results of the analysis of changes in agricultural land use for mendong crops in Blayu Village in 2010-2024, an increase in changes in the area of ​​mendong crops was obtained by 26.45 ha or 91.4 %. Meanwhile, the factors causing changes in the use of agricultural land for mendong plants in Blayu Village are economic factors, labor, mendong craftsmen, and the availability of mendong plant drying equipment.

References

Anam, K. (2019). Identifikasi Perubahan Guna Lahan di Desa Cikawung Kecamatan Terisi Kabupaten Indramayu. Universitas Komputer Indonesia.

Athia, I., & Primantono, A. B. (2020). Kriya Mendong : Upaya Diversifikasi Produk Potensi Desa, Kreasi Wirausaha Masyarakat Desa Blayu dengan Bantuan Aplikasi Teknologi Multimedia. Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi, 4(2), 106–115.

Ayu, R. D. N., Mutiara, F., & Kholil, Y. A. (2023). Strategi Pengembangan UMKM Mendong di Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. Jurnal Buana Sains, 23(3), 35–44.

Badan Pusat Statistik (BPS). (2022). Badan Pusat Statistik Kabupaten Malang.

Edy, D. L., Widiyanti, Riza, F., & Sofia, K. (2019). Peningkatan Hasil Produksi UMKM Pengrajin Serat Mendong Desa Blayu Kec. Wajak. Jurnal Karinov, 2(2), 89–92.

Hasan, F. A., Munawar, S., & Dangkua, S. (2022). Kerajinan Anyaman Amongo Tiohu di Kabupaten Bone Bolango (Kelangsungan dan Perkembangan). Jurnal Seni dan Desain, 2(1), 1–7.

Hasanah, R. Q. (2023). Inventarisasi dan Identifikasi Tumbuhan Famili Cyperaceae di Sekitar Laboratorium Terpadu UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 1(2), 114-122.

Herawati, A. D., & Budi, P. D. A. (2022). Kajian Etnomatematika Aspek Locating dan Designing pada Kerajinan Mendong Deriji Craft dan Implementasinya pada Materi Geometri. Jurnal Prosiding Sendika, 8(2), 201–208.

Hidayah, N. L., Diana, I. N., Aprilia, D. R., Yuhana, N., & Rafi’ Attamimi, M. (2020). Pengembangan Varian Produk Berbahan Mendong bagi Pengrajin untuk Meningkatkan Kinerja Usahanya di Desa Wajak Kabupaten Malang. Jurnal Karinov, 3(3), 159–163. http://journal2.um.ac.id/index.php/jki/article/view/16344

Hikmasari, R. (2021). Strategi Pengembangan Agroindustri Tikar Mendong (Studi Kasus di Sentra Industri Kecil Kerajinan Anyaman Tikar Mendong Desa Blayu, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang) (Skripsi, [Malang]: Universitas Brawijaya).

Hilman, I. (2015). Rekayasa Teknologi Mesin Penganyam Mendong dalam Upaya Meningkatkan Produktivitas Industri Tikar Mendong di Kecamatan Purbaratu Kota Tasikmalaya. Seminar Nasional Inovasi Dan Tren (SNIT), 36(2), 109–114.

Monsaputra, M. (2023). Analisis Perubahan Penggunaan Lahan Pertanian Menjadi Perumahan di Kota Padang Panjang. Tunas Agraria, 6(1), 1–11. https://doi.org/10.31292/jta.v6i1.200

Nur, I. R., Syamsidik, S., & Syahreza, S. (2021). Pemanfaatan Citra Satelit Google Earth untuk Penilaian Progres Pemulihan Lahan Pasca 15 Tahun Tsunami Aceh di Kecamatan Lhoong, Aceh Besar. Jurnal Rekayasa Elektrika, 17(1), 62–69. https://doi.org/10.17529/jre.v17i1.19402

Purwanto, S., & Handayani, S. M. (2006). Prospek Pengembangan Mendong Bagi Kabupaten Sleman. Jurnal Sepa, 2(2), 79–84.

Purwanto, T., Maulana, A., Jamil, M., & Suprianto, A. (2023). Analisis Perubahan Penggunaan Lahan Pertanian Ke Non Pertanian di Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Journal of Geographical Sciences and Education, 1(1), 30–38.

Rosariastuti, M. R., Supriyadi, S., & Widiastuti, W. (2020). Teknologi Fitoremediasi untuk Penanganan Pencemaran Logam Berat di Lahan Pertanian di Kecamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar. Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah, 18(1), 25–36. https://doi.org/10.36762/jurnaljateng.v18i1.804

Saputra, M. E. D. (2023). Penerapan Upcycling Limbah Tekstil Dengan Serat Mendong Menjadi Produk Tas Wanita (Skripsi, [Yogyakarta]: Universitas Kristen Duta Wacana).

Subagiyo, A., Prayitno, G., & Kusriyanto, R. L. (2020). Alih Fungsi Lahan Pertanian Ke Non Pertanian di Kota Batu Indonesia. GEOGRAPHY: Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 8(2), 135-150.

Wahyu, E. N., & Rahayu, S. B. (2018). Analisis Keberlanjutan Usahatani Tanaman Mendong di Kecamatan Minggir Kabupaten Sleman (Skripsi, [Yogyakarta]: Universitas Gajah Mada).

Wijaya, R. (2021). Tumbuh Subur dan Punya Nilai Ekonomis, Masyarakat Blayu Budidayakan Mendong. Malang Times. https://www.malangtimes.com/baca/72239/20211005/203400/tumbuh-subur-dan-punya-nilai-ekonomis-masyarakat-blayu-budidayakan-mendong

Published

2024-09-02

How to Cite

Ramadhani, N., Kusufa, R. A. B., & Putra, D. F. (2024). Analisis Perubahan Penggunaan Lahan Pertanian Tanaman Mendong di Desa Blayu, Kecamatan Wajak. Journal of Geographical Sciences and Education, 2(3), 117–127. https://doi.org/10.69606/geography.v2i3.125