Pendidikan Lingkungan: Bahaya Membuang Sampah Sembarangan pada Siswa Kelas 1-3 SDN Inti Sungai Miai 11 Banjarmasin
Kata Kunci:
pendidikan lingkungan, bahaya sampah, siswa sekolah dasarAbstrak
Pendidikan lingkungan sejak usia dini merupakan upaya strategis dalam menanamkan kesadaran dan perilaku peduli lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan sikap peduli lingkungan pada siswa kelas 1–3 SDN Inti Sungai Miai 11 Banjarmasin melalui sosialisasi pendidikan lingkungan, mengingat kondisi sekolah yang berada di kawasan perkotaan berbasis sungai dengan permasalahan sampah yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif edukatif dengan tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan meliputi observasi awal, koordinasi dengan pihak sekolah, penyusunan materi, serta penyiapan media dan instrumen. Tahap pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi pendidikan lingkungan kepada siswa. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner, lembar observasi, dan refleksi kegiatan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa dengan rata-rata sebesar 36%, dengan peningkatan tertinggi pada indikator pemahaman bahwa sampah dapat menyebabkan banjir dan terendah pada indikator menjaga kebersihan. Hasil observasi menunjukkan seluruh aspek berada pada kategori baik hingga sangat baik dengan skor 3,4–3,7, di mana antusiasme siswa menjadi aspek tertinggi. Kegiatan ini efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan dikembangkan dengan pendekatan yang lebih variatif guna memperkuat pembentukan perilaku peduli lingkungan pada siswa sejak dini.
Referensi
Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211. https://doi.org/10.1016/0749-5978(91)90020-T
Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.
Arikunto, S. (2018). Dasar-dasar evaluasi pendidikan. Bumi Aksara.
Arsyad, A. (2018). Media pembelajaran. RajaGrafindo Persada.
Ausubel, D. P. (1968). Educational psychology: A cognitive view. Holt, Rinehart and Winston.
Bandura, A. (1986). Social foundations of thought and action: A social cognitive theory. Prentice-Hall.
Daryanto, & Suprihatin, A. (2013). Pengantar pendidikan lingkungan hidup. Gava Media.
Haryanto, B. (2018). Pendidikan karakter peduli lingkungan pada anak usia sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 9(2), 123–131.
Hidayati, N., & Rachmawati, Y. (2019). Peran sekolah dasar dalam pembentukan karakter siswa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 26(1), 45–54.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2020). Panduan pendidikan karakter di sekolah dasar.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. (2021). Status lingkungan hidup Indonesia.
Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Prentice Hall.
Palmer, J. A. (1998). Environmental education in the 21st century: Theory, practice, progress and promise. Routledge.
Piaget, J. (1970). Science of education and the psychology of the child. Orion Press.
Putra, R. A., & Lestari, S. (2020). Pendidikan lingkungan hidup di sekolah dasar: Tantangan dan peluang. Jurnal Pendidikan Lingkungan, 14(1), 22–31.
Rahman, A., Suryani, D., & Fitriani, L. (2022). Sosialisasi lingkungan berbasis sekolah sebagai upaya peningkatan kesadaran siswa. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(2), 89–97.
Sari, M., & Nugroho, A. (2020). Pembentukan perilaku peduli lingkungan pada siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(2), 145–156.
Slamet, Y. (2018). Metode penelitian sosial. UNS Press.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sudarsono, B., & Lestari, D. (2019). Perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah perkotaan. Jurnal Ilmu Lingkungan, 17(1), 34–42.
Suryani, N., Setiawan, A., & Putria, A. (2021). Strategi pembelajaran pada siswa sekolah dasar kelas rendah. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 6(1), 1–10.
Tilbury, D. (1995). Environmental education for sustainability: Defining the new focus of environmental education in the 1990s. Environmental Education Research, 1(2), 195–212. https://doi.org/10.1080/1350462950010206
UNESCO. (2017). Education for sustainable development goals: Learning objectives. UNESCO Publishing.
Widjajanti, E. (2016). Teknik observasi dalam penelitian pendidikan. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 7(1), 45–52.
Widodo, B., Santoso, H., & Prasetyo, A. (2020). Permasalahan sampah perkotaan dan dampaknya terhadap lingkungan. Jurnal Lingkungan dan Pembangunan, 8(2), 67–76.
Widoyoko, E. P. (2018). Teknik penyusunan instrumen penelitian. Pustaka Pelajar.
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Hak Cipta (c) 2026 Eva Nurrahmi Lukman, Annisa Putri

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



