Penguatan Literasi Hidrologi Mahasiswa Pendidikan Geografi Melalui Implementasi Field Based Learning di Sungai Nanga-Nanga

https://doi.org/10.69606/jipm.v1i2.335

Penulis

  • Nur Hasanah Jurusan Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Halu Oleo
  • Laode Muhamad Irsan Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Negeri Gorontalo, Gorontalo
  • Nurvianti Nurvianti Jurusan Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Halu Oleo, Kendari
  • Amniar Ati Jurusan Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Halu Oleo, Kendari
  • Rahmawati Nurkarima Jurusan Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Halu Oleo, Kendari

Kata Kunci:

Hidrologi, Literasi Geografi, Field Based Learning, Sungai Nanga-nanga

Abstrak

Air merupakan sumber daya vital bagi kehidupan, sehingga pemahaman terhadap hidrologi menjadi aspek penting dalam pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi hidrologi mahasiswa Pendidikan Geografi melalui implementasi pendekatan Field Based Learning (FBL) di Sungai Nanga-Nanga, Kota Kendari. Kegiatan ini melibatkan 63 mahasiswa dalam pengamatan dan pengukuran berbagai parameter hidrologi yang komprehensif, meliputi suhu permukaan air, kecepatan dan debit air, lebar dan kedalaman sungai, suhu dan kelembapan udara, identifikasi biota dan material dasar sungai, serta suhu, kelembapan, dan pH tanah. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui empat tahapan utama yaitu persiapan, pemberian materi, pelaksanaan lapangan, dan evaluasi. Hasil perbandingan nilai pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa tentang konsep hidrologi sebesar 18,35%. Tanggapan mahasiswa terhadap terhadap kegiatan ini juga sangat positif, 74,2% sangat stuju bahwa praktik lapangan meningkatkan pemahaman mreka. Sebesar 68,9% merasa bahwa pengamatan langsung membuat materi lebih menarik, dan 65,1% menilai kegiatan tersebut menyenangkan sekaligus bermanfaat. Kegiatan pengabdian ini terbukti efektif memperkuat literasi hidrologi, mengembangkan keterampilan praktis, serta mendorong pembelajaran yang kontekstual dan aplikatif dalam pengelolaan sumber daya air. Program ini direkomendasikan untuk dilanjukan sebagai model pembelajaran inovatifyang dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam menghadapi tantangan pengelolaan sumber daya air di masa mendatang.

Referensi

Baharuddin., Kadir, H. S., & Nisa, K. (2021). Buku Ajar Hidrologi Hutan, Banjarmasin: CV Bintang.

Christian, B, J., & Page, T. (2020). Geography Field Trips: Why Getting Dirty Matters. TEACH Journal. 14 (2), 42-50. https://doi.org/10.55254/1835-1492.1455

Harudu, L., Nurlansi., Eso, R., Nursalam, L, O., Kasmiati, S., Hasanah, N., & Irsan, L, M. (2025). Penerapan Tabung Filter Air dalam Upaya Meningkatkan Kualitas Air Sumur Masyarakat Kelurahan Wamponiki Kecamatan Katobu Kabupaten Muna. Jurnal Pengabdan kepada Masyarakat Nusantara. 6 (2), 2423-2428.

Hayati, R. S. (2020). Pendidikan lingkungan berbasis experiential learning untuk meningkatkan literasi lingkungan. Jurnal Humanika, 20 (1), 63–82. https://doi.org/10.21831/hum.v20i1.2903

Hmelo-Silver, C. E. (2004). Problem-based learning: What and how do students learn. Journal Educational Psychology Review. 16 (3), 235–266. https://doi.org/10.1023/B:EDPR.0000034022.16470.f3

J. Christian, B. (2020). Geography Field Trips_Why Getting Dirty Matters. Teach Journal of Christian Education.

Jeronen, E., Palmberg, I., & Yli-Panula, E. (2017). Teaching methods in biology education and sustainability education including outdoor education for promoting sustainability—a literature review. Journal Education Sciences, 7(1), 1–19. htps://doi.org/10.3390/educsci7010001

Jeronen, E., Palmberg, I., & Yli-Panula, E. (2017). Teaching methods in biology education and sustainability education including outdoor education for promoting sustainability—a literature review. Journal Education Sciences, 7(1), 1–19. htps://doi.org/10.3390/educsci7010001

McCarroll, M., & Hamann, H. (2020). What We Know about Water: A Water Literacy Review. Journal Water, 12 (10), 2803. https://doi.org/10.3390/w12102803

Nair, S., & Varma, N. (2022). Emerging Pedagogies for Policy Education: Insights from Asia. Springer Nature Singapore. https://doi.org/10.1007/978-981-16-5864-8

Sterling, S. (2001). Sustainable Education: Re-visioning Learning and Change. University of Minnesota: Green Books for the Schumacher Society.

Diterbitkan

2025-12-01

Cara Mengutip

Hasanah, N., Irsan, L. M., Nurvianti, N., Ati, A., & Nurkarima, R. (2025). Penguatan Literasi Hidrologi Mahasiswa Pendidikan Geografi Melalui Implementasi Field Based Learning di Sungai Nanga-Nanga. Jurnal Ilmiah Pengabdian Multidisiplin, 1(2), 70–77. https://doi.org/10.69606/jipm.v1i2.335